Hari Minggu di tanggal 12 Juli 2026, suasana seru kembali terasa di Lodeh Jogja Martanegara, karena pada saat itu waktunya kumpul dan bertukar insight bareng teman-teman pegiat WordPress di Bandung. Mengusung tema “Sharing Session: Optimasi WordPress Menggunakan AI”, sesi dari jam 13.00 sampai 16.00 WIB kali ini terasa sangat informatif.
Sesi awalnya dibuka dengan sharing ringan seputar pertanyaan: Sebenarnya, gimana sih cara kita memakai AI sehari-hari? Jawaban teman-teman sangat beragam. Ada yang memakai AI sebagai search engine generasi baru, teman brainstorming, hingga teman curhat.
AI Bukan Pengganti, Tapi Partner yang Memperkuat
Salah satu poin penting yang ditekankan dalam diskusi kemarin adalah perubahan paradigma. Banyak dari kita yang mungkin khawatir AI akan menggantikan profesi tertentu. AI justru akan bekerja jauh lebih optimal jika digunakan oleh orang yang sudah memiliki keahlian di bidangnya. Sebagai contoh, seorang desainer grafis akan mendapatkan hasil desain jauh lebih berkualitas dari AI dibandingkan orang awam, karena sang desainer mengerti prinsip dasar komposisi, warna, dan tipografi yang benar. AI hanyalah alat untuk mempercepat eksekusi, sementara “kunci” atau taste tetap ada di tangan ahlinya.
Tips & Trik: Seni Memberikan Prompt yang Efektif
Nah, supaya AI tidak memberikan jawaban yang “ngambang”, kita belajar tentang pentingnya teknik prompting. Kuncinya adalah meminta hasil yang detail. Berikut beberapa tips agar hasil prompt lebih akurat:
- Gunakan kata kunci spesifik. Contohnya untuk kebutuhan teknis seperti pembuatan kode (coding), pastikan Anda meminta kode dalam bentuk yang robust.
- Jangan ragu untuk menambahkan spesifikasi tambahan agar kode yang dihasilkan lebih berkualitas, seperti menambahkan kata kunci “secure” (untuk keamanan) dan “lightweight” (untuk efisiensi/ringan).
- Beri tahu konteks dan peran peran kepada AI, misalnya: “Bertindaklah sebagai seorang web developer berpengalaman…”
- Sebutkan output yang diinginkan secara detail. Misalnya, gaya desain, target audiens, atau teknologi yang digunakan.
- Jangan menyerah di prompt pertama. Jika hasilnya kurang, berikan feedback pada AI untuk memperbaikinya hingga sesuai keinginan.
- Gunakan kata-kata yang spesifik dan hindari istilah yang multitafsir.
Mengulik Stitch: Dari Prompt ke WordPress Block Editor
Diskusi kemudian berlanjut ke pembahasan Stitch, platform AI dari Google untuk membuat UI website secara gratis. Keunggulan utamanya adalah fleksibilitas; hasil generate-nya bisa diekspor ke Figma, code, hingga langsung masuk ke WordPress Block Editor. Melihat bagaimana struktur block tercipta hanya dari sebuah prompt yang terukur membuat alur kerja pengembangan website jadi terasa jauh lebih efisien.
Kesimpulannya, alat berbasis AI seperti Stitch memang sangat bagus, namun efektivitasnya tetap kembali pada siapa yang menggunakannya.
Dokumentasi Kegiatan





📅 Detail Kegiatan
- Judul: Optimasi WordPress Menggunakan AI
- Hari/Tanggal: Minggu, 12 Juli 2026
- Waktu: 13.00 – 16.00 WIB
- Tempat: 📍Lodeh Jogja TM


Leave a Reply