WordPress memang jadi pilihan banyak orang untuk membuat website karena fleksibel dan mudah digunakan. Tapi, pernahkah kamu mengalami error yang tiba-tiba muncul di WordPress dan bikin pusing? Jangan panik dulu. Artikel ini akan membahas beberapa error umum di WordPress, penyebabnya, serta cara mengatasinya.
1. Error “White Screen of Death” (WSOD)
Apa itu WSOD?
Pernah membuka website dan yang muncul hanya layar putih kosong? Nah, ini yang disebut White Screen of Death atau WSOD. Website tidak menampilkan apa pun, bahkan tanpa pesan error.
Penyebabnya:
- Konflik antar plugin atau tema.
- Memori PHP yang habis.
- Kesalahan dalam file functions.php atau wp-config.php.
- Update yang tidak kompatibel.
Solusinya:
- Coba nonaktifkan semua plugin dan aktifkan satu per satu untuk mencari penyebabnya.
- Ganti tema ke default WordPress (misalnya, Twenty Twenty-Five).
- Tingkatkan batas memori PHP di file wp-config.php.
- Cek error log untuk melihat detail kesalahan.
2. Error “Error Establishing a Database Connection”
Apa itu error ini?
Ini adalah error yang terjadi ketika WordPress tidak bisa terhubung ke database. Biasanya, layar hanya menampilkan pesan “Error establishing a database connection”.
Penyebabnya:
- Kredensial database salah (username, password, atau nama database).
- Server database down atau overload.
- File wp-config.php bermasalah.
- Database WordPress rusak.
Solusinya:
- Cek ulang file wp-config.php untuk memastikan informasi database benar.
- Hubungi penyedia hosting untuk memastikan server database tidak mengalami masalah.
- Gunakan fitur “Repair Database” di WordPress dengan menambahkan kode berikut ke wp-config.php:
define(‘WP_ALLOW_REPAIR’, true);
Lalu buka https://yourwebsite.com/wp-admin/maint/repair.php untuk memperbaiki database.
3. Error “404 Page Not Found”
Apa itu error ini?
Ketika kamu mengklik link di website tapi muncul halaman “404 Page Not Found”, ini berarti halaman yang dicari tidak ditemukan.
Penyebabnya:
- Permalink bermasalah atau berubah tanpa disadari.
- File .htaccess rusak atau hilang.
- Halaman atau postingan dihapus tapi masih ada di cache browser atau Google.
Solusinya:
- Masuk ke Settings > Permalinks, lalu klik “Save Changes” tanpa mengubah apa pun untuk memperbarui permalink.
- Cek file .htaccess dan pastikan isinya seperti ini:
# BEGIN WordPress
RewriteEngine On
RewriteBase /
RewriteRule ^index\.php$ – [L]
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d
RewriteRule . /index.php [L]
Jika masih error, coba bersihkan cache browser dan cache dari plugin caching.
# END WordPress
- Jika masih error, coba bersihkan cache browser dan cache dari plugin caching.
4. Error “Internal Server Error (500)”
Apa itu error ini?
Error ini muncul saat server mengalami masalah internal, tapi tidak memberikan informasi detail.
Penyebabnya:
- File .htaccess rusak.
- Plugin atau tema bermasalah.
- Batas memori PHP terlalu rendah.
Solusinya:
- Coba hapus atau rename file .htaccess dan buat yang baru.
- Nonaktifkan semua plugin dan tema, lalu coba aktifkan satu per satu.
- Tingkatkan batas memori PHP dengan menambahkan kode berikut di wp-config.php:
define(‘WP_MEMORY_LIMIT’, ‘256M’);

Kesimpulan: Yuk, Belajar Bareng di Meetup WordPress Bandung
Error di WordPress memang bikin panik, apalagi kalau baru pertama kali mengalaminya. Tapi tenang, kebanyakan error bisa diatasi dengan langkah-langkah sederhana seperti yang sudah dijelaskan di atas. Kalau masih kesulitan, kamu nggak sendirian.
Di Meetup WordPress Bandung, kita bisa diskusi bareng tentang berbagai error WordPress dan cara mengatasinya. Selain itu, kamu juga bisa belajar tips dan trik lainnya seputar WordPress, mulai dari desain, optimasi SEO, hingga pengelolaan website yang lebih profesional.
📅 Jangan lewatkan event Meetup WordPress Bandung berikutnya, Minggu, 23 Februari 2025
👉 Daftar sekarang: https://wpbandung.id/meetup/2025/02/wordpress-troubleshooting-discussion/
Yuk, gabung dan jadilah bagian dari komunitas WordPress Bandung. 🚀

Leave a Reply